Home » Gerard Pique Jadi Bek Top Dunia Berkat Manchester United
Liga Spanyol

Gerard Pique Jadi Bek Top Dunia Berkat Manchester United

Gerard Pique
Gerard Pique
aoncash-banner-aonindo

Gerard Pique menyatakan Manchester United sangat berjasa dalam perjalanan kariernya hingga bisa menjadi pemain top dunia.

Gerard Pique meninggalkan akademi Barcelona pada tahun 2004 yang kala itu masih berusia 17 tahun. Dirinya berangkat ke Inggris untuk memulai petualangan baru bersama Manchester United dengan berharap bisa mendapatkan tempat utama di skuat The Red Devils yang saat itu dilatih oleh Sir Alex Ferguson.

Namun, harapan itu pupus karena Gerard Pique tidak mendapat banyak kesempatan. Skuat utama Manchester United pada saat itu dipenuhi oleh tim bertabur bintang.

Pemain berkebangsaan Spanyol tersebut membuat pilihan untuk pulang kembali ke Barcelona setelah empat tahun merantau. Hal itu karena dirinya hanya tampil sebanyak 13 bersama tim inti Manchester United.

Meskipun jarang dimainkan, bagi Gerard Pique bisa bermain pemain-pemain hebat seperti Ryan Giggs, Wayne Roomey, Rio Ferdinand, Cristiano Ronaldo serta dilatih oleh pelatih Sir Alex ferguson merupakan suatu kebanggaan tersendiri.

“Itu sangat sulit, pada saat saya meninggalkan rekan-rekan saya di Barcelona untuk berpetualang selama empat tahun di Inggris bersama Manchester United. Namun, pengalaman selama empat tahun itu sangat berarti bagi perjalanan karier saya,” imbuh Gerard Piques kepada Aonindo News.

“Saya banyak menimba ilmu dan berkembang di Manchester United. Saya bisa menjadi seperti sekarang ini berkat pengalaman saya di Manchester United, walaupun tidak banyak mendapat kesempatan bermain,” lanjutnya.

Gerard Pique tidak menyalahkan pelatih dan siapapun meski jarang dimainkan. Dirinya sadar akan persaingan dengan bek senior Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic yang kala itu keduanya berstatus sebagai bek terbaik di dunia.

“Akan tetapi, di posisi yang saya mainkan pada saat itu ada dua pemain bertahan yang berstatus sebagai bek terbaik di dunia, sehingga membuat saya sulit untuk bisa menembus skuat inti” tambahnya.

“Terlepas dari itu, saya sangat senang bisa bermain di rumah sendiri dalam puncak karier saya. Ini menjadi sebuah kebanggan dan kepuasan tersendiri,” tutup Gerard Pique.

Gerard Pique pernah berduet dengan Carles Puyol yang membuat mereka menjadi benteng yang sangat sulit untuk ditembus baik di Barcelona maupun di timnas Spanyol.

aoncash-banner-aonindo