Home » Pep Guardiola, Master Sepak Bola Ofensif
Liga Inggris

Pep Guardiola, Master Sepak Bola Ofensif

Pep Guardiola
Pep Guardiola
aoncash-banner-aonindo

Mantan pemain timnas Belanda, Arjen Robben memuji Pep Guardiola sebagai pelatih terbaik di dunia dalam urusan meracik taktik.

Meski hanya menjalin kerja sama dengan waktu yang singkat, Arjen Robben tahu betul kejeniusan Pep Guardiola sebagai seorang pelatih.

Arjen Robben meninggalkan Real Madrid dan memilih bergabung dengan Bayern Munchen pada tahun 2009. Bersama Bayern Munchen, dia meraih 20 trofi termasuk gelar Liga Champions tahun 2013 lalu.

Arjen Robben pernah merasakan langsung sentuhan Pep Guardiola ketika mereka masih berada di Bayern Munchen.

Sebab itulah, mantan pemain Bayern Munchen itu bisa memahami mengapa pelatih yang sekarang melatih Manchester City tersebut sangat sukses sebagai pelatih.

Perjalanan karier legenda Belanda tersebut cukup bagus. Dia pernah dilatih oleh pelatih kelas dunia seperti Carlo Ancelotti, Jupp Heynckes, Niko Kovac, Louis van Gaal dan bahkan Jose Mourinho.

Menurut Arjen Robben, perbedaan besar Pep Guardiola dengan pelatih top lainnya adalah soal keberaniannya memainkan taktik menyerang. Pep selalu ingin mengontrol penuh bola dan berusaha menyerang lawan.

“Saya sangat mencintai sepak bola, terutama sepak bola menyerang dan Pep adalah masternya dalam hal ini,” ungkap Arjen Robben kepada Aon Indo News.

“Dia selalu mengutamakan menyerang dan menguasai bola sepenuhnya. Jelas, saya sangat menyukai sepak bola seperti itu dan selera kita sama,” sambungnya.

“Dia selalu ingin saya jadi pemain yang lebih komplit. Tidak diragukan lagi, dia adalah pelatih terbaik di dunia. Tiga tahun kebersamaan dengan dia di Bayern Munchen adalah pelajaran yang berharga,” lanjutnya.

Saat ini, Pep Guardiola telah memasuki musim keempatnya melatih The Citizens. Pria asal Spanyol tersebut bisa dibilang sukses besar selama melatih Manchester City, terutama di kompetisi lokal.

Sang pelatih dikenal sebagai pribadi yang tidak terlalu suka berlama-lama di sebuah klub. Selama berkarier sebagai pelatih, dia menukangi Bayern Munchen selama tiga musim dan Barcelona selama empat musim.

Sebelumnya dikabarkan, Manchester City sudah berencana menunjuk Giovanni van Bronckhorst, apabila suatu hari nanti Pep Guardiola memutuskan untuk hengkang.

aoncash-banner-aonindo